Kau dan aku tidak ditakdirkan untuk berada dalam satu kisah
yang indah. Percaya atau tidak, begitulah kenyataannya. Jangan menyangkalnya
karena akan sia-sia. Sama seperti berjalan di atas pecahan kaca, setiap langkah
kita sesungguhnya hanya akan menuai luka.
Kau dan aku seperti tengah mencoba untuk membirukan senja
yang selalu merah. Kita sama-sama berusaha, tetapi tidak bisa mengubah apa-apa.
Senja tetap berwarna merah dan hatiku masih saja berkata tidak. Maka, berhenti
dan renungkanlah ini semua sejenak. Tidak ada gunanya memaksa. Ini hanya akan
membuatmu tersiksa dan aku menderita.
Lantas, kenapa kita tidak menyerah saja? Bukankah sejak awal
semuanya sudah jelas? Akhir bahagia itu bukan milik kita.